Topikberita.id., Ternate – Aliansi yang terdiri atas DPD Forum Pemuda NTT Kota Ternate, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Relawan Siaga Bencana Ternate, gabungan mahasiswa pencinta alam (Mapala), dan Generasi Muda Sultan Babullah (GEMUSBA) menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi penggalangan dana yang ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana di tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur tersebut, berlangsung di depan Kantor Wali Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ketua DPD Forum Pemuda NTT Kota Ternate, Alosius Seslitoron, mengatakan penggalangan dana ditargetkan berlangsung sedikitnya selama satu pekan. Panitia tidak menetapkan jumlah dana yang harus terkumpul dan menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

“Target kami untuk penggalangan dana ini paling cepat satu minggu. Untuk target dana yang dikumpulkan, kami tidak menentukan angka pasti, sifatnya sukarela,” kata Alosius.

Menurutnya, sejumlah wilayah terdampak bencana masih mengalami kondisi cukup parah. Akses menuju lokasi korban juga menjadi kendala karena kerusakan jembatan dan jalur penghubung, baik melalui jalur darat maupun laut.

Ia, mengatakan dana yang terkumpul dari Kota Ternate akan digabungkan dengan hasil penggalangan dana dari sejumlah daerah lain di Maluku Utara, seperti Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Sanana, dan Morotai.

“Seluruh bantuan akan disalurkan bersama melalui Paguyuban Pulau Flobamora,” ujarnya.

Dana tersebut, kata Alosius, nantinya akan diwujudkan dalam bentuk kebutuhan pokok dan logistik bagi korban, antara lain beras, susu, serta kebutuhan lain yang diperlukan di lokasi bencana.

Ia, berharap penggalangan dana tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Semoga apa yang kami lakukan ini, meskipun kecil, bisa sangat membantu saudara-saudara kita yang terdampak di sana,” katanya.

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui pemerintah setempat dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.*(sukri/red)