Topikberita.id., Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara menegaskan komitmennya memperkuat transformasi digital dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan syukuran Hari Pengayoman ke-81 yang mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Menyayangi dan Berdampak”, dihadiri jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, serta sejumlah pemangku kepentingan di Maluku Utara, Rabu (19/8/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum agar lebih mudah, cepat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Seluruh layanan dari Kementerian Hukum sudah melalui digitalisasi. Namun, layanan secara langsung tetap kami sediakan untuk mengakomodasi masyarakat yang mengalami kendala, baik karena keterbatasan perangkat maupun kurang memahami proses layanan digital,” ujar Budi.

Menurutnya, pelayanan secara langsung di kantor tetap diperlukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Dengan demikian, transformasi digital diharapkan tidak menjadi hambatan bagi warga dalam memperoleh layanan hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan di bidang Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum, Harmonisasi Produk Hukum Daerah, Indeks Reformasi Hukum, layanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum), serta sejumlah penghargaan lainnya.

“Penghargaan ini menjadi penanda pentingnya semangat kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Selain memperkuat digitalisasi pelayanan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara juga tengah berproses menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Budi menyebut dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan target tersebut.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar kami dapat memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pada kegiatan yang sama, Budi turut menyampaikan belasungkawa atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.

Melalui momentum Hari Pengayoman ke-81, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya diarahkan untuk mempercepat layanan, tetapi juga memastikan pelayanan hukum tetap mudah diakses, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*(Iksan/TB)