Bantuan Pangan Beras Periode Juli–September 2026, Mulai Disalurkan
Topikberita.id., Ternate — Perum Bulog Cabang Ternate mulai menyalurkan bantuan pangan beras periode Juli–September 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran perdana dipusatkan di Kecamatan Ternate Tengah, sebelum dilanjutkan secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara. Kota Ternate, Kamis (13/8/2026)
Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy, mengatakan bantuan pangan kali ini disalurkan sekaligus untuk tiga bulan dengan total 30 kilogram beras bagi setiap KPM.
“Hari ini kami melakukan penyaluran perdana bantuan pangan periode Juli-September. Jadi ada tiga alokasi, tiga bulan, masing-masing mendapatkan 30 kilogram. Per satu kartu keluarga dapat 10 kilogram, jadi selama periode Juli-September terdapat 30 kilogram,” ujarnya.
Untuk Kota Ternate, jumlah penerima bantuan pangan tercatat sebanyak 12.511 KPM yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Ternate Tengah.
Jefry menyebut jumlah penerima bantuan pangan periode Juli–September 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Di Maluku Utara, penerima bantuan yang sebelumnya sekitar 112 ribu KPM kini meningkat menjadi 131 ribu KPM.
“Di periode Juli sampai dengan September ini, total penerima 131 ribu KPM. Jadi ada peningkatan, ada penambahan sebanyak 18 ribuan KPM,” jelasnya.
Setiap KPM menerima tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Beras yang disalurkan merupakan beras medium yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Sebelum disalurkan kepada masyarakat, Bulog bersama Dinas Pangan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap kualitas dan kuantitas beras untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai standar.
Kepala Dinas Pangan Kota Ternate, Muhammad Hartono, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan beras bantuan memenuhi standar mutu dan kuantitas.
“Alhamdulillah sesuai dengan apa yang tadi kami lakukan peninjauan untuk mutu kualitas beras untuk bantuan pangan, dia memenuhi standar itu. Kemudian kuantitasnya juga memenuhi,” ujarnya.
Hartono menjelaskan, pada penyaluran periode kali ini KPM hanya menerima bantuan beras tanpa tambahan minyak kelapa. Hal tersebut karena bantuan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan.
“Per penerima manfaat kali ini hanya menerima beras, tanpa lagi menerima minyak kelapa. Jadi mereka menerima tiga karung dengan jumlah kuantitas sebanyak 30 kilo untuk per satu penerima manfaat,” ujarnya.
Menurut Hartono, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk membantu keluarga yang masuk kategori tidak mampu atau keluarga miskin.
Data penerima bantuan bersumber dari Dinas Sosial, termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dengan sasaran masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 3.
Penyaluran bantuan pangan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap di kabupaten dan kota lainnya di Maluku Utara. Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang menjadi penerima manfaat.*(sukri/red)


Tinggalkan Balasan