TopikBerita.id., Halmahera Timur– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Kabupaten Halmahera Timur bersama Yayasan Fasigaro Maluku Utara, Karang Taruna Desa Bokimaake, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) menggelar Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kecamatan Wasile Tengah, Sabtu (2/8/2026).

Kegiatan yang turut didampingi Babinsa setempat, Serda Zainal Abidin Syah, dipusatkan di Desa Bokimaake dan Desa Lolobata. Sebanyak 19 anak yang masuk kategori berisiko stunting menerima bantuan berupa satu rak telur untuk setiap penerima sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi anak.

Program Genting merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, unsur kepemudaan, Tim Pendamping Keluarga, dan PKB/PLKB dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Halmahera Timur.

Kepala Bidang DPPKB Halmahera Timur, Majida Fabanyo, mengatakan penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting adalah wujud nyata semangat gotong royong. Kami mengapresiasi Yayasan Fasigaro, Karang Taruna Desa Bokimaake, Tim Pendamping Keluarga, PKB/PLKB, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak di Halmahera Timur,” ujarnya.

Menurut Majida, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Selain penyaluran bantuan pangan bergizi, DP2KBP3A juga akan terus melakukan pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting agar intervensi yang dilakukan memberikan dampak nyata terhadap tumbuh kembang anak.*(sukri/red)