TopikBerita.id., Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengajak para pelaku usaha untuk memperluas investasi di sektor perikanan, pertanian, dan industri pengolahan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, saat membuka secara resmi Forum Bisnis dan Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku Utara di Ternate.

Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara selama puluhan tahun masih bertumpu pada sektor pertambangan. Meski mencatatkan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menurutnya, manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.

“Maluku Utara sudah lebih 30 tahun atau 40 tahun ekonominya tinggi. Pemicunya cuma satu, orientasi tambang. Meskipun kami menyadari betul bahwa angka itu belum bisa menyejahterakan kami, belum bisa memakmurkan rakyat,” ujar Sarbin.

Karena itu, ia berharap Kadin Maluku Utara dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan investasi baru di sektor-sektor produktif yang memiliki nilai tambah bagi daerah.

Sarbin juga mendorong hadirnya investor yang bersedia membangun industri pengolahan di Maluku Utara, seperti pabrik pakan untuk mendukung sektor perikanan maupun industri pengolahan hasil pertanian.

“Kami berharap hadir pelaku-pelaku usaha yang bisa bangun pabrik pakan di Maluku Utara, yang bisa menopang pabrik perikanan, pabrik-pabrik pertanian yang lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan sektor non-tambang menjadi langkah penting untuk menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat struktur ekonomi daerah, serta mengurangi ketergantungan terhadap industri pertambangan.

“Pengembangan sektor non-tambang akan membuka lapangan kerja baru sekaligus memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.*(Ican/red)