TopikBerita.id., Ternate – Eksekusi Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (Ew-LMND) Maluku Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) LMND ke-27 dengan menggelar dialog publik bertema “Pendidikan untuk Kedaulatan Bangsa: Membangun Manusia Mensejahterakan Rakyat” di Caffe Soccer, Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (15/07/2026)

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi terbuka yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, organisasi kepemudaan, serta kader LMND untuk membahas peran strategis pendidikan dalam mewujudkan kedaulatan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Wali Kota Ternate, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate Ikram Halil, Kepala Badan Pendidikan Khusus Provinsi Maluku Utara Ruslan Zainuddin, akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Ekklesia Hulahi, Ketua Presidium Alumni LMND Maluku Utara Zainal Ilyas, serta sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) dan anggota LMND Maluku Utara.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kesbangpol Kota Ternate, Ikram Halil, membacakan sambutan Wali Kota Ternate. Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT LMND tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui forum diskusi.

“Pelaksanaan Harla LMND ini menjadi bagian dari ruang diskusi dan penyampaian aspirasi kepada Wali Kota. Hasil dari dialog ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah, sekaligus menunjukkan bahwa LMND turut hadir, berpartisipasi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Ternate,” ujar Ikram.

Sementara itu, Sekretaris Ew-LMND Maluku Utara, Hardi Rasid, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-27 menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat komitmen dalam memperjuangkan pendidikan yang berpihak kepada rakyat.

Menurut Hardi, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berjiwa kebangsaan.

“Pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi, tetapi harus menjadi alat pembebasan dan pemberdayaan rakyat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Presidium Alumni LMND Maluku Utara, Zainal Ilyas, menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kedaulatan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan harus mampu melahirkan manusia-manusia yang berkualitas dan berdaya saing untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” katanya.

Melalui dialog publik tersebut, Ew-LMND Maluku Utara berharap dapat mendorong lahirnya gagasan dan langkah konkret dalam memperbaiki sistem pendidikan nasional agar lebih berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Momentum HUT LMND ke-27 juga menjadi penegasan komitmen organisasi untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.*(Sukri/red)