TopikBerita.id., Ternate – Momentum nonton bareng (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di Kota Ternate membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pedagang makanan dan minuman keliling. Ramainya penonton yang memadati lokasi nobar dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan pendapatan, Minggu (28/6/2026).

Salah satu pelaku UMKM, Rovi, mengaku sengaja menyesuaikan waktu berjualannya dengan jadwal pertandingan tim-tim besar dunia guna memaksimalkan penjualan.

” Saya berjualan mengikuti jadwal pertandingan tim-tim besar. Contohnya jika Argentina main jam 2, saya sudah masuk dan stay di sini dari jam 1,” ujar Rovi.

Menurutnya, tingkat keramaian penonton sangat dipengaruhi oleh popularitas tim yang bertanding. Laga yang melibatkan tim-tim besar seperti Portugal, Inggris, Brasil, dan Argentina selalu menarik lebih banyak penonton dibandingkan pertandingan tim lainnya.

“Alhamdulillah ramai, Kak, tapi pada saat pertandingan tim-tim besar saja. Seperti sekarang ada Portugal, tadi ada England, dan sehabis Portugal ini baru Argentina. Kalau untuk laga tim-tim kecil, penontonnya kurang ramai, jadi penjualan juga agak kurang,” jelasnya.

Rovi mengaku selama berlangsungnya turnamen, omzet yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Alhamdulillah sejauh ini pendapatan bisa meningkat di kisaran Rp. 500 ribu hingga Rp. 700 ribu, bahkan hampir menyentuh Rp. 1 juta,” tambahnya.

Hal serupa dirasakan Yanti, pedagang lainnya yang menjajakan kopi, mi instan, roti, dan air mineral di area nobar. Ia menyebut kehadiran ribuan penonton memberikan dampak positif terhadap usahanya.

“Saya jualan kopi, Pop Mie, roti, pokoknya ada Aqua juga. Kebutuhan penonton, lah. Alhamdulillah dalam satu hari setiap pertandingan, kalau memang dapat rezeki bisa sampai Rp. 500 ribu sampai Rp. 600 ribu. Kadang-kadang yang paling ramai itu kalau ada pertandingan Brasil atau Argentina, itu lebih ramai lagi,” ungkap Yanti.

Di sisi lain, keberadaan stan makanan dan minuman di lokasi nobar juga mendapat sambutan positif dari para pengunjung. Kemudahan memperoleh makanan ringan dan minuman di tengah padatnya penonton menjadi nilai tambah tersendiri.

Salah seorang pengunjung, Yani, mengaku terbantu dengan kehadiran para pedagang di area nobar.

“Saya ke sini membeli susu cappuccino dan varian lainnya. Karena hari ini ada agenda pertandingan bola, salah satunya tim Argentina, jadi saya haus lalu datang membeli di sini. Kehadiran stan ini sangat membantu kami yang ingin berbelanja saat nonton,” tuturnya.

Momentum Piala Dunia 2026 pun tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal di Kota Ternate.

Para pelaku UMKM berharap Nonton Bareng atau (Nobar) dapat digelar pada ajang Piala Dunia berikutnya sehingga dapat memberdayakan para pelaku usaha lainya dan menambah omzet pendapatan mereka. *(Ican/red)