HUT ke-149, BKHIT Malut Siapkan 150 Dosis Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di Ternate
Topikberita.id., Ternate – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku Utara menyiapkan 150 dosis vaksin rabies gratis bagi hewan peliharaan masyarakat di Kota Ternate, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-149 Badan Karantina Indonesia (Barantin).
Program vaksinasi tersebut merupakan langkah pencegahan dini untuk melindungi hewan peliharaan dari penyakit rabies sekaligus mengantisipasi risiko penularan kepada manusia.
Meski Kota Ternate masih berstatus bebas rabies, upaya pencegahan tetap dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan dan mempertahankan status tersebut.
Dokter Hewan BKHIT Maluku Utara, Alma Salim Religa, mengatakan vaksinasi gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-149 Barantin yang dilaksanakan berdasarkan arahan pemerintah pusat.
“Dalam rangka HUT ke-149 Badan Karantina Indonesia, ada edaran dari pusat terkait sejumlah kegiatan, di antaranya pemeriksaan hewan dan vaksinasi rabies gratis,” ujarnya.
Alma menjelaskan, kegiatan tersebut menyasar hewan peliharaan masyarakat, terutama hewan yang berpotensi menularkan rabies, seperti anjing dan kucing.
“BKHIT Maluku Utara turut serta dalam pelaksanaan vaksinasi ini agar hewan-hewan penular rabies maupun hewan kesayangan yang dipelihara masyarakat Ternate bisa terlindungi dari penyakit rabies,” katanya.
Menurut Alma, vaksinasi tetap penting dilakukan meskipun Kota Ternate masih dinyatakan bebas rabies. Pencegahan sejak dini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan masuk dan menyebarnya penyakit tersebut.
“Walaupun di Kota Ternate ini masih bebas rabies, kita tetap melakukan pencegahan dini,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, BKHIT Maluku Utara menggunakan vaksin rabies jenis Neorabivet dengan kuota sebanyak 150 dosis untuk 150 ekor hewan peliharaan.
“Vaksinnya jenis Neorabivet. Yang disiapkan ada 150 ekor untuk vaksin hari ini. Kuota kita dalam pelaksanaan pelayanan vaksinasi gratis sejumlah 150 dosis atau 150 ekor,” jelas Alma.
Berdasarkan data pelaksanaan hingga pagi hari, sebanyak 26 ekor kucing telah menerima vaksinasi dari total 27 ekor yang diperiksa. Satu ekor lainnya tidak dapat divaksin karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan hewan.
“Jumlah kucing yang sudah kita suntik sampai dengan pagi ini ada 26 ekor, dengan total seluruhnya 27 ekor kucing. Satu di antaranya tidak lolos seleksi untuk divaksin karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan hewan,” pungkasnya.
Selain kucing, vaksinasi juga diberikan kepada dua ekor anjing. Dengan demikian, total hewan yang telah menerima vaksin rabies hingga pagi hari tersebut mencapai 28 ekor.
Alma menegaskan, pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan penting sebelum vaksinasi dilakukan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi hewan memenuhi persyaratan sehingga vaksinasi dapat diberikan sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan ini, BKHIT Maluku Utara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan peliharaan semakin meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan dan memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan sebagai bagian dari upaya pencegahan rabies.*(Iksan/red)


Tinggalkan Balasan