Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah, SMP Negeri 6 Ternate Berpotensi Jadi Percontohan Sekolah ASRI
TopikBerita.id., Ternate – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Perwakilan Direktorat SMP Kemendikdasmen, Dr. Catur Budi Santosa, S.E., M.Ak., yang menjabat sebagai Penanggung Jawab Pendidikan Karakter Kemendikdasmen, saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 6 Kota Ternate bersama Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Senin (13/7/2026).
Catur Budi Santoso, menjelaskan revitalisasi sekolah merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang mencakup pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar yang mengalami kerusakan, serta peningkatan berbagai fasilitas penunjang pendidikan. Program tersebut akan menyasar sekolah-sekolah yang memiliki kebutuhan berdasarkan hasil pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Program revitalisasi mencakup pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar yang rusak, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui pendataan Dapodik yang akurat,” ujar Catur.
Selain pembangunan fisik, kata dia, Kemendikdasmen juga memperkuat fasilitas pendukung kesehatan di lingkungan sekolah melalui optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Upaya tersebut meliputi penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS), akses air bersih, perbaikan toilet, hingga pengembangan kantin sehat.
“Kami ingin sekolah memiliki fasilitas yang mendukung kesehatan peserta didik. UKS menjadi rumah besar kesehatan di sekolah, sementara sarana sanitasi dan kantin sehat menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat,” katanya..
Ia mengungkapkan, terkait alokasi anggaran revitalisasi di Kota Ternate, besaran bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah berdasarkan data Dapodik yang telah diverifikasi. Sekolah yang memenuhi persyaratan akan diusulkan oleh Dinas Pendidikan kepada Kemendikdasmen untuk mendapatkan intervensi pembangunan.
“Sekolah yang memenuhi persyaratan dan memiliki kebutuhan rehabilitasi akan diusulkan oleh Dinas Pendidikan kepada kementerian untuk mendapatkan intervensi pembangunan,” ungkapnya.
Ia memastikan, pada tahun ini sejumlah sekolah di Kota Ternate akan memperoleh program pengembangan dan revitalisasi sesuai hasil pendataan pemerintah.
Ia, juga mengapresiasi kondisi SMP Negeri 6 Kota Ternate yang dinilainya memiliki lingkungan yang luas, asri, dan kondusif. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki potensi besar menjadi percontohan penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman.
“Sekolah ini sangat berpotensi menjadi percontohan dalam penerapan budaya aman dan nyaman yang sejalan dengan program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah), sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan perundungan serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul,” pungkasnya.*(Ican/red)


Tinggalkan Balasan