Kemenag RI Apresiasi Festival Galatama II, Dinilai Layak Jadi Inspirasi Nasional
TopikBerita.id., Ternate – Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara untuk menghadiri Festival Galatama II (Gerakan Literasi Madrasah), yang digelar di Lapangan Ngara Lamo Kesultanan Ternate, Kota Ternate. Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah sekaligus menampilkan kreativitas dan prestasi pendidikan di Maluku Utara.
Festival tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, sejumlah instansi vertikal, Bupati Halmahera Tengah, Walikota Ternate, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival Galatama II yang dinilai mampu menampilkan potensi, kreativitas, dan kualitas pendidikan madrasah di Maluku Utara.
“Alhamdulillah, kita sudah menyaksikan satu pemandangan yang sangat indah dan membanggakan Provinsi Maluku Utara. Ini merupakan sesuatu yang jarang dimiliki oleh provinsi lain,” ujar Nasaruddin.
Menurutnya, Festival Galatama merupakan sebuah inovasi yang layak dijadikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara atas dukungan dan kreativitas yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Galatama ini adalah sesuatu yang sangat indah. Mudah-mudahan dapat berkembang menjadi sebuah gerakan nasional,” katanya.
Selain itu, Nasaruddin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas komitmennya dalam mendukung pengembangan literasi madrasah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi modal penting dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menteri Agama juga memberikan perhatian khusus terhadap penampilan tarian kolosal yang dibawakan para siswa madrasah, serta berbagai prestasi yang ditampilkan selama festival. Menurutnya inovasi dan kreativitas ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan generasi muda di Maluku Utara.
“Tarian kolosal yang ditampilkan madrasah sangat luar biasa. Begitu pula berbagai kegiatan dan prestasi yang ditunjukkan Provinsi Maluku Utara. Suasana kegiatan ini terasa seperti sebuah kegiatan nasional, padahal sejatinya merupakan kegiatan tingkat daerah,” tambahnya.
Festival Galatama II diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pendidikan.
Melalui kegiatan ini, kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara diharapkan terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di tingkat nasional.*(Ican/red)


Tinggalkan Balasan