Sekjen DPP Perempuan Bangsa Dorong Konsolidasi Organisasi di Malut Tuntas pada 2026
TopikBerita.id., Ternate – Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, Nur Nadlifa, mendorong seluruh jajaran Perempuan Bangsa di Maluku Utara untuk mempercepat konsolidasi dan menuntaskan struktur organisasi hingga tingkat bawah paling lambat pada 2026.
Hal ini, disampaikan saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Maluku Utara yang berlangsung di Aula Mina Arama Haji Transit Ternate, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, Muswil dilaksanakan sebagai bagian dari proses regenerasi kepengurusan sekaligus restrukturisasi dan penyeragaman surat keputusan (SK) kepengurusan di seluruh daerah.
“Hari ini kita melaksanakan Musyawarah Wilayah Perempuan Bangsa Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk meregenerasi kepengurusan sekaligus melakukan restrukturisasi dan penyeragaman SK,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembaruan kepengurusan dilakukan setiap lima tahun sekali agar menjelang Pemilu 2029 tidak lagi terdapat persoalan administrasi maupun legalitas organisasi.
Selain itu, ia berharap Perempuan Bangsa Maluku Utara mampu mengonsolidasikan seluruh komunitas perempuan untuk memberikan pelayanan, pendampingan, serta menjadi rumah yang aman bagi kaum perempuan.
“Pesan Ketua Umum sangat jelas, Perempuan Bangsa harus menjadi rumah yang aman bagi seluruh perempuan. Tidak boleh ada perempuan yang berjalan sendiri. Kita harus bergandengan tangan dan saling menjaga,” tegasnya.
Lebih lanjut Ia menambahkan, Perempuan Bangsa harus terus fokus pada kaderisasi, ideologisasi, pelayanan masyarakat, serta advokasi terhadap berbagai persoalan perempuan di daerah.
Ia menegaskan, seluruh struktur Perempuan Bangsa di Maluku Utara ditargetkan rampung pada 2026 sehingga pada 2027 dan 2028 organisasi sudah siap melakukan konsolidasi menuju pemenangan PKB pada Pemilu 2029.
“Kami menargetkan semakin banyak kader perempuan yang tergabung di Perempuan Bangsa dapat tampil menjadi anggota legislatif maupun menduduki posisi-posisi strategis di Maluku Utara,” pungkasnya.*(sukri/red)


Tinggalkan Balasan