TopikBerita.id., Ternate – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan bagi pelajar di Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (13/6/2026)

Kegiatan bertajuk “Pelajar Cerdas Keuangan: Wujudkan Masa Depan Sejahtera” tersebut diikuti oleh 100 pelajar dari SMP Negeri 1 Taliabu Barat dan SD Inpres Bobong.

Asisten Direktur OJK Provinsi Maluku Utara, Sukma Aji Wirawan, mengatakan kegiatan ini menyasar Generasi Z yang sangat akrab dengan dunia digital, namun masih membutuhkan penguatan dalam pengelolaan keuangan sejak usia dini.

Menurutnya, para peserta diberikan pemahaman mengenai peran OJK sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, serta diperkenalkan dengan layanan pengaduan resmi OJK melalui Kontak 157.

“Peserta dibekali pengenalan OJK dan layanan pengaduan Kontak 157. Siswa juga diberikan materi tentang pentingnya mengelola uang sejak dini dengan menghindari pola hidup YOLO, FOMO, dan FOPO. Prinsip ‘Sisihkan, Bukan Sisakan’ diajarkan untuk membantu pelajar membedakan kebutuhan dan keinginan,” ujar Sukma.

Selain itu, OJK juga memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kejahatan digital yang kerap menyasar masyarakat, termasuk pelajar. Materi yang disampaikan meliputi modus penipuan seperti phishing, skimming, card tapping, hingga social engineering.

“Siswa diajak untuk menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan nomor kartu. Prinsip ‘2L’, yakni Legal dan Logis, diperkenalkan untuk mengenali pinjaman online serta investasi ilegal. Kami juga mengenalkan konsep ‘Camilan’ atau Camera, Microphone, dan Location sebagai bentuk kewaspadaan terhadap akses data pribadi pada telepon genggam,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, OJK turut memberikan edukasi mengenai bahaya judi online yang semakin marak. Pelajar diberikan pemahaman tentang dampak negatif judi online, mulai dari kecanduan, kerugian finansial, hingga rusaknya hubungan keluarga dan masa depan.

Para peserta juga didorong untuk mengembangkan hobi yang positif serta berani melaporkan atau berdiskusi dengan orang tua maupun guru apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar maupun di ruang digital.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Pelajar aktif mengajukan pertanyaan seputar tugas dan fungsi OJK, cara menghindari penipuan digital, hingga pentingnya perencanaan keuangan sejak dini.

“Melalui edukasi ini, kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang melek keuangan, bijak dalam mengambil keputusan, serta mampu melindungi diri dari berbagai ancaman kejahatan keuangan dan judi online,” tutup Sukma.

OJK Provinsi Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada SMP Negeri 1 Taliabu Barat, SD Inpres Bobong, para guru, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut.*(sukri/red)