Meski Tak Juara Umum, Wasile Tengah Borong 11 Juara 1 MTQ KE-XII
TopikBerita.id., Halmahera Timur – Kecamatan Wasile Tengah tampil sebagai kekuatan terbesar sekaligus tuan rumah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII Kabupaten Halmahera Timur yang berlangsung meriah di Desa Lolobata.
Dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, kontingen Wasile Tengah berhasil membukukan prestasi gemilang dengan mengantongi 11 gelar juara 1, jumlah terbanyak dibandingkan seluruh peserta dari kecamatan lain.
Camat Wasile Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen, Samsaria Muchsin, SE, menyebutkan bahwa torehan prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
“Prestasi ini tidak boleh berhenti sampai di sini saja, tetapi harus terus-menerus dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa mendatang,” ujarnya pada media ini, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 11 juara 1 yang berhasil diborong Wasile Tengah tersebar di berbagai kategori lomba, yaitu Hafalan 5 Juz Tilawah Putri, Tilawah Dewasa Putri, Tilawah Remaja Putra dan Putri, Kaligrafi Dekorasi Putra, Hafalan 1 Juz Putri, Hafalan 5 Juz Tilawah Putra, Muratal Remaja Putra dan Putri, Syarhil Qur’an Putra, serta Hafalan 10 Juz Putra.
Salah satu peserta kontigens Wasile Tengah, Putri Andri A. Lolory, menegaskan bahwa kemenangan yang diraih ini adalah hasil dari kerja keras, latihan yang tekun, dan persiapan yang matang, bukan sekadar kebetulan semata.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi kuat bagi kami semua untuk terus berkembang dan semakin mencintai serta mendalami Al-Qur’an,” ungkapnya
Selain itu, secara perolehan juara 1, posisi Wasile Tengah jauh meninggalkan para pesaingnya. Wasile Selatan berada di urutan kedua dengan 8 juara 1, disusul oleh Maba Selatan di posisi ketiga yang mengantongi 5 juara 1.
Prestasi tersebut apabila mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) Nasional MTQ, penentuan juara umum seharusnya didasarkan pada akumulasi jumlah juara 1 terbanyak.
Mirisnya keputusan yang diambil oleh Dewan Hakim ternyata berbeda. Gelar juara umum justru jatuh ke tangan Wasile Selatan. Keputusan tersebut langsung memicu polemik dan rasa kecewa yang mendalam di kalangan kontingen tuan rumah maupun pendukungnya.
Di tengah kontroversi hasil akhir, perolehan 11 juara 1 di kandang sendiri menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan Al-Qur’an di Wasile Tengah berjalan sangat baik dan efektif. *(sukri/red)


Tinggalkan Balasan