Topikberita.id., Ternate – Masyarakat yang ingin memiliki rumah subsidi di Kota Ternate, Maluku Utara, berpeluang mendapatkan hunian tanpa harus menyiapkan uang muka atau down payment (DP). Skema tersebut ditawarkan pengembang Perumahan Gamalama Syaki Permai dengan biaya cicilan sekitar Rp.1 juta per bulan.

Direktur Perumahan Gamalama Syaki Permai, Irwanto, menjelaskan bahwa dalam skema yang diterapkan, calon konsumen tidak dibebani uang muka. Sejumlah biaya yang berkaitan dengan proses pembelian rumah juga ditanggung oleh pengembang. Hal itu disampaikan Irwanto saat diwawancarai wartawan di kantornya, Selasa (27/10/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa calon pembeli tetap harus memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki riwayat kredit yang baik sebelum pengajuan pembiayaan diproses oleh pihak bank.

Menurut Irwanto, riwayat kredit menjadi salah satu aspek penting yang diperiksa dalam proses pengajuan pembiayaan rumah subsidi.

“Yang penting jangan pernah ada kredit bermasalah atau kredit macet. Karena pasti end user disurvei dulu sebelum proses kredit,” kata Irwanto.

Ia menjelaskan, calon pembeli juga perlu menyiapkan dana untuk membayar angsuran selama tiga bulan serta melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Persyaratan tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum pengajuan pembiayaan dilanjutkan.

Program rumah subsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Maluku Utara, termasuk warga dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Dari sisi kemampuan pembayaran, rumah subsidi yang ditawarkan memiliki angsuran sekitar Rp1 juta per bulan. Skema tanpa uang muka tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri.

Namun, calon konsumen tetap perlu memastikan seluruh ketentuan pembiayaan sebelum melanjutkan proses pembelian.

Masyarakat disarankan meminta rincian tertulis mengenai biaya administrasi, notaris atau pembuatan akta, asuransi, serta biaya lain yang mungkin timbul dalam proses pembelian rumah. Hal ini penting untuk memastikan kejelasan komponen biaya yang ditanggung pengembang maupun yang menjadi kewajiban konsumen.

Selain itu, besaran cicilan, ketentuan pembayaran angsuran awal, serta persyaratan akhir pembiayaan perlu dikonfirmasi langsung kepada bank sebelum akad kredit dilakukan.

Dengan memahami seluruh persyaratan dan rincian biaya sejak awal, calon pembeli diharapkan dapat mempertimbangkan kemampuan keuangan secara matang sebelum memutuskan mengambil rumah subsidi.*(Tim/red)