Dukung Kebijakan Pemerintah, Big Brown Restaurant & Bar Perketat SOP dan Siapkan Hiburan Akhir Tahun
Topikberita.id., Ternate – General Manager Big Brown Restaurant & Bar, Kelurahan Kayu Merah Kota Ternate, Rahmat Bili, menyatakan dukungan terhadap operasi pengawasan tempat hiburan malam (THM) yang dilakukan tim gabungan aparat di Kota Ternate.
Ia menegaskan, manajemen berkomitmen memperketat penerapan standar operasional prosedur (SOP), menjaga kualitas pelayanan, serta menyiapkan agenda hiburan menjelang akhir tahun 2026.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan Operasi Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh tim gabungan pada Sabtu (17/10/2026) malam hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari Ditresnarkoba Polda Maluku Utara, Satresnarkoba Polres Ternate, BNN Provinsi Maluku Utara, Denpom XXVIII/Ternate, dan Provos Polres Ternate.
Operasi tersebut menyasar empat tempat hiburan malam di Kota Ternate, salah satunya adalah Big Brown Restaurant & Bar, dengan melakukan pemeriksaan sampel urine pengunjung sebagai upaya menekan peredaran gelap narkotika.
Menanggapi operasi tersebut, Rahmat Bili menilai pengawasan aparat berwenang merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban serta memastikan kegiatan usaha hiburan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bagi saya, itu wajar. Karena kami bergerak di bidang restoran dan hiburan, tentu pihak berwenang perlu mengetahui kapasitas serta aktivitas operasional kami. Kami sangat mendukung program dan kebijakan tersebut,” ujar Rahmat saat ditemui di Big Brown Restaurant & Bar, Senin (19/10/2026).
Ia menegaskan, manajemen Big Brown terbuka terhadap pengawasan aparat dan siap mengikuti arahan pemerintah maupun pihak berwenang demi menciptakan lingkungan usaha yang tertib dan bertanggung jawab.
Menurut Rahmat, pihaknya telah menerapkan SOP yang wajib dipatuhi seluruh karyawan, terutama terkait kedisiplinan, profesionalisme, serta larangan mengonsumsi minuman beralkohol dan menggunakan narkoba saat bekerja.
“Kalau ada karyawan yang bekerja dalam kondisi mabuk atau menggunakan narkoba, tentu kami mengambil tindakan tegas dan melaporkannya kepada pihak berwajib,” tegasnya.
Ia memastikan, setiap pelanggaran terhadap aturan perusahaan akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan narkoba atau pelanggaran lain yang membutuhkan penanganan hukum, manajemen siap berkoordinasi dengan aparat berwenang.
Selain mendukung pengawasan, manajemen Big Brown juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga standar makanan yang disajikan kepada pelanggan.
Rahmat menjelaskan, restoran tersebut menawarkan dua konsep menu berdasarkan waktu operasional. Pada siang hari, pilihan makanan lebih banyak berciri khas Nusantara atau masakan Indonesia. Sementara pada malam hari, restoran menghadirkan hidangan bergaya Barat, seperti steak, wagyu, dan pizza.
Untuk memastikan kualitas makanan, manajemen menggunakan bahan baku dari pemasok yang dinilai memenuhi persyaratan dan standar yang berlaku. Pemeriksaan bahan baku dilakukan secara berkala guna menjaga mutu hidangan.
“Saya sendiri ikut turun langsung memeriksa bahan-bahan yang digunakan. Kami ingin memastikan kualitas makanan tetap terjaga,” katanya.
Saat ini, Big Brown mempekerjakan sekitar 25 karyawan dari sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk Ternate, Jailolo, dan Sanana. Menurut Rahmat, keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dari operasional usaha sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat daerah untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme.
Big Brown Restaurant & Bar beroperasi mulai pukul 10.00 WIT hingga pukul 01.00 WIT. Pada akhir pekan, jam operasional dapat diperpanjang hingga pukul 03.00 WIT, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan pelanggan.
Restoran tersebut merupakan bagian dari kawasan Ternate Wonder Island yang turut dilengkapi fasilitas rekreasi, water boom, ruang pertemuan, aula, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Di sisi lain, manajemen Big Brown tengah menjajaki kemungkinan menghadirkan sejumlah artis untuk memeriahkan agenda hiburan menjelang akhir tahun 2026.
Rahmat mengungkapkan, beberapa nama yang masuk dalam pembahasan awal antara lain Charlie Van Houten, ST12, Ariel NOAH, dan Iwa K. Namun, ia menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum ditetapkan sebagai agenda resmi.
“Kami sudah berdiskusi dengan beberapa pihak terkait kemungkinan menghadirkan sejumlah artis. Nama-nama itu sudah masuk dalam pemetaan awal, tetapi masih perlu pembahasan lebih lanjut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, menghadirkan artis papan atas membutuhkan persiapan matang dan anggaran yang tidak sedikit, terutama untuk agenda hiburan pada malam pergantian tahun. Karena itu, pihaknya berharap rencana tersebut dapat direalisasikan sehingga memberikan pilihan hiburan yang menarik bagi masyarakat Ternate dan sekitarnya.
Rahmat menegaskan, pengembangan agenda hiburan akan tetap memperhatikan aturan yang berlaku serta arahan pemerintah dan aparat berwenang.
“Kami siap memberikan yang terbaik. Jika dalam pelaksanaan operasional ada arahan dari pihak berwenang, kami akan mendukung dan menyesuaikan. Yang terpenting, kegiatan usaha dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan,” tutupnya.
Melalui penerapan SOP secara konsisten, peningkatan kualitas pelayanan, dan rencana menghadirkan hiburan akhir tahun, manajemen Big Brown Restaurant & Bar berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung upaya menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan usaha hiburan yang bertanggung jawab di Kota Ternate.*(Tim/red)


Tinggalkan Balasan