Panti Pijat Sumber Rezeki Bantah Tudingan Penyebaran Sifilis, Terapis Rutin Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Topikberita.id., Ternate – Pengelola panti pijat Sumber Rezeki Kelurahan Kayu Merah Kota Ternate, membantah isu yang beredar di media sosial terkait dugaan penyebaran penyakit sifilis yang dikaitkan dengan tempat usaha tersebut. Ia menegaskan, para terapis rutin menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kalumata.
Isu tersebut mencuat setelah sebuah akun media sosial mengunggah pernyataan yang meminta masyarakat Kota Ternate tidak lagi mendatangi tempat pijat Sumber Rezeki. Dalam unggahan itu, akun tersebut juga melontarkan tudingan bahwa tempat usaha tersebut menjadi sumber penyebaran penyakit sifilis.
Menanggapi informasi tersebut, pengelola tempat pijat Sumber Rezeki Ita, menilai kabar yang beredar tidak sesuai dengan kondisi yang diketahuinya. Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi di media sosial tanpa memastikan kebenarannya.
“Di Sumber Rezeki, para terapis sehat-sehat semua. Kami juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kalumata. Kalau terkait berita yang beredar itu, menurut saya tidak benar,” ujarnya saat ditemui media ini, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan, tempat pijat tersebut telah beroperasi sejak sekitar 2015 dan saat ini memiliki tujuh orang terapis. Menurutnya, pelayanan yang diberikan berupa jasa pijat dengan tarif Rp. 200.000.
Selain membantah tudingan tersebut, ita juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah surat dan dokumen perizinan untuk menjalankan usaha. Ia menegaskan, legalitas usaha tersebut telah dipenuhi sebagai bagian dari persyaratan operasional tempat pijat.
Ia juga menerangkan bahwa persoalan yang pernah terjadi dengan pihak yang bertugas mencarikan pelanggan berkaitan dengan keterlambatan pembayaran uang jasa. Menurutnya, persoalan tersebut merupakan masalah tersendiri dan tidak berkaitan langsung dengan pelayanan pijat.
Terkait dugaan kejadian lain yang disebut dalam informasi media sosial, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah hal tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas usaha Sumber Rezeki atau terjadi di tempat lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate disebut telah turun langsung ke lokasi melakukan pemeriksaan serta mengecek kondisi kesehatan seluruh terapis.
Langkah tersebut dilakukan agar dapat memberikan kejelasan berdasarkan pemeriksaan medis sekaligus menjawab keresahan masyarakat atas isu yang berkembang di media sosial.
Meski demikian, hasil pemeriksaan tersebut perlu disampaikan secara resmi oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak hanya bersandar pada dugaan maupun unggahan media sosial.
Penanggung jawab Sumber Rezeki berharap masyarakat dapat menyikapi persoalan tersebut secara objektif dan memberikan ruang bagi pihak berwenang untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Hingga berita ini disusun, hasil resmi pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Ternate belum dicantumkan dalam keterangan yang tersedia. Dengan demikian, tudingan mengenai dugaan penyebaran penyakit sifilis tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan perlu merujuk pada hasil pemeriksaan medis serta keterangan resmi instansi terkait.*(Tim/red)


Tinggalkan Balasan