Topikberita.id., Ternate – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate membuka pos logistik ringan untuk membantu kebutuhan personel yang menangani kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kota Ternate, Maluku Utara.

Pos yang dikelola melalui Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) itu menyediakan kopi, minuman dingin, dan roti bagi petugas yang masih berjibaku memadamkan sisa kebakaran serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Pembukaan pos dilakukan setelah Pemerintah Kota Ternate menetapkan status tanggap darurat kebakaran TPA Takome. Ratusan personel masih dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut.

Ketua Baznas Kota Ternate, Drs. H. Adam Ma’rus, mengatakan pendirian pos logistik berangkat dari kebutuhan petugas di lapangan. Baznas, kata dia, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate sebelum membuka layanan tersebut.

“Kami merasa ada kebutuhan di sini, dan kami berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate untuk membuka pos ini,” kata Adam.(9/10/2026)

Menurut Adam, pos tersebut bukan pengganti posko induk yang telah tersedia, melainkan fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman ringan bagi personel selama bertugas. Adapun makan siang petugas telah disediakan oleh BPBD bersama pemerintah kecamatan.

Adam berharap layanan itu dapat membantu petugas yang bekerja di tengah penanganan kebakaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Ternate.

“Kami berusaha hadir saat dibutuhkan. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya di Baznas Kota Ternate,” ujarnya.

Baznas mengerahkan empat anggota BTB untuk mengelola pos tersebut di bawah komando Penanggung Jawab BTB Ternate, Anca Nardiansyah. Lokasi pos dipilih agar mudah dijangkau oleh personel yang membutuhkan layanan logistik.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, Baznas juga bekerja sama dengan sejumlah donatur, organisasi, instansi, dan individu.

Pos logistik ringan itu direncanakan beroperasi hingga masa tanggap darurat kebakaran TPA Takome berakhir.*(Tim/red)