Topikberita.id., Ternate – Dua orang pendaki yang terjebak di jalur pendakian Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Sabtu (3/10/2026).

Keduanya dilaporkan terjebak di sekitar Pos 1 dan Pos 2 jalur pendakian, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Love Gunung Gamalama.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate, Iwan Ramdani selaku Search Mission Coordinator (SMC), mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Sabtu dini hari di sekitar kawasan Taman Love.

Pada siang hari, kondisi api dilaporkan mulai berangsur padam. Namun, masih terdapat dua pendaki yang belum turun dari kawasan Gunung Gamalama.

Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui BPBD Kota Ternate untuk mendapatkan penanganan dan proses evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.35 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Ternate bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap kedua pendaki.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pendakian menuju lokasi kejadian, sementara SRU 2 mengumpulkan serta mengelola informasi dari saksi dan unsur terkait.

Sekitar pukul 16.15 WIT, SRU 2 kemudian menyusul SRU 1 menuju lokasi. Selanjutnya, pada pukul 16.55 WIT, SRU 1 tiba di kawasan Taman Love yang menjadi titik awal pendakian dan berhasil menemukan kedua pendaki yang sebelumnya dilaporkan belum turun.

Petugas kemudian melakukan pendataan dan meminta keterangan dari kedua pendaki. Dari informasi yang diperoleh, dipastikan tidak ada lagi pendaki lain yang masih berada di kawasan pendakian.

Kedua pendaki selanjutnya dievakuasi turun oleh Tim SAR Gabungan. Sekitar pukul 18.35 WIT, tim bersama kedua korban tiba dengan selamat di area parkir Taman Moya.

Setelah tiba di lokasi, kedua pendaki kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan debriefing dan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi.

Hasil evaluasi memastikan kedua pendaki yang dievakuasi dalam kondisi selamat dan sehat.

Operasi SAR tersebut melibatkan Kantor SAR Ternate, Kodim 1501 Ternate, BPBD Kota Ternate, Baznas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polisi Kehutanan, Lurah Moya, masyarakat Moya, serta mahasiswa pencinta alam.*(Tim/red)