Topikberita.id., Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai beroperasi secara serentak pada Kamis (15/10/2026).

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo kepada Zulkifli Hasan dan Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota. Presiden disebut telah menghubungi Zulkifli Hasan melalui telepon sebanyak dua kali untuk menegaskan percepatan operasional program tersebut.

“Saya dan Pak Joao (Direktur Utama Agrinas) ini dapat arahan langsung, bahkan saya kemarin juga Pak Presiden telepon lagi dua kali, arahan langsung untuk bersama-sama tanggal 15 berarti besok,” kata Zulkifli Hasan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di kantornya, Rabu (14/10/2026), seperti dikutip dari KOMPAS.com.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Zulkifli Hasan meminta seluruh kementerian yang terlibat dalam program KDKMP, gubernur, bupati, wali kota, Pangdam, serta pimpinan TNI Angkatan Darat untuk melakukan pemantauan langsung terhadap operasional koperasi.

Pemantauan akan dilakukan selama delapan hari ke depan untuk memastikan setiap koperasi telah berjalan sesuai prosedur. Pemerintah menargetkan sekitar 15.000 koperasi dapat diperiksa dalam periode tersebut.

Zulkifli Hasan menyebut setiap pihak yang ditugaskan dapat memantau sekitar 10 koperasi dalam sehari.

“Memantau langsung, satu hari bisa 10 (Kopdes). 10 paling sejam, dua jam kelar kan? 10,” ujarnya.

Adapun aspek yang menjadi perhatian dalam pemantauan meliputi kesiapan dan peran manajer koperasi, ketersediaan pupuk, layanan BRIlink atau BNI Agen, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Pemerintah juga akan melakukan evaluasi setelah pemantauan selama delapan hari selesai. Evaluasi tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala sekaligus memastikan operasional KDKMP berjalan lebih tertib.

“Jadi selama delapan hari, sehingga diharapkan 15.000 bisa dicek semuanya. Nah, setelah itu nanti setelah 8 hari kita akan rapat lagi. Kita evaluasi lagi. Ya, pendek kata, 20 Oktober ini harus rapih,” kata Zulkifli Hasan.

Selanjutnya, pada 25 Oktober 2026, pemerintah akan mengevaluasi koperasi-koperasi yang telah beroperasi untuk melihat perkembangan pelaksanaan program di lapangan.

Zulkifli Hasan menegaskan, percepatan operasional KDKMP menjadi perhatian Presiden Prabowo. Karena itu, seluruh pihak terkait diminta memastikan program tersebut berjalan sesuai arahan pemerintah.

“Ini menjadi concern Bapak Presiden sehingga kita juga selalu dimonitor, ditanya, ditelepon, dan saya harap ini bisa kita selesaikan di sini rapatnya. Karena kalau enggak, enggak beres,” pungkasnya.*(Tim/red)