Pemerintah Mulai Distribusikan 828 Ribu Ton Beras SPHP 2026 untuk Jaga Stabilitas Harga
Topikberita.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2026 mulai didistribusikan sejak awal Maret hingga akhir tahun guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di masyarakat.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari penyaluran SPHP sebelumnya yang telah berjalan pada Januari dan Februari 2026 sebagai lanjutan program tahun 2025.
Pada tahun ini pemerintah menargetkan distribusi beras SPHP mencapai 828 ribu ton dengan dukungan anggaran subsidi harga sekitar Rp4,97 triliun yang telah dialokasikan dalam anggaran Bapanas.
Dalam pelaksanaannya, Bapanas meminta Perum Bulog memprioritaskan penyaluran beras SPHP ke daerah yang bukan sentra produksi padi dan wilayah yang tidak sedang mengalami panen raya. Sementara di daerah yang tengah panen raya, penyaluran tetap dapat dilakukan namun secara terbatas guna menjaga harga gabah petani tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Amran juga menyampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 3,7 juta ton dan diperkirakan terus meningkat dalam waktu dekat.
Selain itu, pemerintah menetapkan beras SPHP dapat disalurkan dalam kemasan 5 kilogram dan 2 kilogram, dengan pembatasan jumlah pembelian oleh konsumen agar distribusi berjalan merata.
Program SPHP juga dinilai berperan dalam menjaga stabilitas inflasi beras nasional pada awal tahun 2026 sehingga harga tetap terkendali di tingkat konsumen.


Tinggalkan Balasan