Topikberita.id., Ternate – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara dari Partai Golkar, Alien Mus, mendorong penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kehutanan melalui penerapan Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK).

Hal tersebut disampaikan Alien Mus saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SVLK bagi UMKM Provinsi Maluku Utara secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut berlangsung di Muara Hotel Ternate, Senin (26/10/2026).

Alien Mus yang bertugas di Komisi IV DPR RI, dengan lingkup tugas antara lain pertanian, kehutanan, dan kelautan, mengapresiasi Kementerian Kehutanan, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah XVI Ambon, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, para narasumber, serta seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap bimtek ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial atau pemenuhan administrasi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan SVLK untuk mendukung pengembangan usaha berbasis hasil hutan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas dalam bentuk berita acara, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan sehingga membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Alien Mus.

Menurut Alien Mus, sektor kehutanan di Maluku Utara membutuhkan perhatian serius, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya hutan dan kelestarian lingkungan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat pengawasan dan pengelolaan kawasan hutan.

“Ke depannya, saya berharap ada koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten, kota, provinsi, dan pihak kehutanan dalam menjaga hutan kita,” ungkapnya.

Ia juga berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat dipahami dengan baik oleh peserta, sehingga pengetahuan mengenai SVLK dapat diterapkan sesuai kebutuhan usaha dan ketentuan yang berlaku.

Melalui peningkatan pemahaman tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami pentingnya aspek legalitas dan kelestarian dalam pemanfaatan serta perdagangan hasil hutan.

Selain penguatan kapasitas UMKM, Alien Mus turut menyoroti pentingnya upaya pencegahan kebakaran hutan di Maluku Utara.

Ia berharap kebakaran hutan yang pernah terjadi sebelumnya tidak kembali terulang. Menurutnya, perlindungan kawasan hutan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak melalui koordinasi, pengawasan, dan langkah pencegahan yang berkelanjutan.

Alien Mus juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas perhatian terhadap pembangunan dan pengelolaan sektor kehutanan di Maluku Utara.

Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut melalui program-program yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas pelaku usaha, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Kegiatan Bimtek SVLK bagi UMKM Provinsi Maluku Utara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai legalitas dan kelestarian hasil hutan, sekaligus mendorong pelaku usaha menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, pengembangan UMKM berbasis hasil hutan di Maluku Utara diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan.*(Tim/Red)