TopikBerita.id, Sanana – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana menggelar razia blok hunian serta tes urine terhadap warga binaan. Langkah tersebut sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang terlarang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir seluruh blok hunian dan area lapas. Senin, 6 April 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen mewujudkan pemasyarakatan bersih, sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban menjelang Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.

Dalam razia ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana melibatkan jajaran keamanan dan ketertiban (kamtib), serta bersinergi bersama aparat TNI-Polri.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, seperti sendok berbahan stainless, cermin kaca, alat cukur, silet, korek api, botol kaca, hingga peralatan makan berbahan logam. Seluruh barang tersebut langsung diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap delapan warga binaan kasus narkotika yang dilakukan oleh Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Sula, Iptu Mardan Abdurahman. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Iptu Mardan mengatakan , hasil tersebut menjadi indikator bahwa pengawasan di dalam Lapas Sanana berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan upaya pencegahan harus terus dilakukan secara konsisten.

“Kami mengapresiasi langkah Lapas Sanana yang rutin melaksanakan razia dan tes urine. Ini penting untuk mencegah peredaran narkoba di dalam lapas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan integritas lapas.

“Ini langkah nyata kami untuk memastikan Lapas Sanana bersih dari barang terlarang dan narkoba, sekaligus menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Razia ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan lapas yang lebih disiplin serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.*(sukri/red)