Kapal Ternate menuju Indari Tak Kunjung Beroperasi Sesuai Janji, IPMI Desak Bupati Copot Kadishub Halsel

Padahal, rencana pengoperasian kapal Ajul Safikram 02 sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan yang melibatkan Bupati Halmahera Selatan, mahasiswa, dan Kepala Dinas Perhubungan. Dalam pertemuan tersebut, kapal dijadwalkan mulai beroperasi pada February 2026. Namun, hingga November 2026, janji tersebut belum juga terealisasi.
Di tengah belum beroperasinya kapal Ajul Safikram 02, masyarakat memang telah mendapatkan pelayanan kapal Vencian. Namun, berdasarkan keluhan yang diterima IPMI, pelayanan kapal tersebut baru mencakup rute Indari–Ternate. Sementara perjalanan dari Ternate menuju Indari belum memiliki kepastian jadwal yang jelas.
Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mengatur perjalanan, baik saat hendak berangkat ke Ternate maupun ketika kembali ke kampung halaman. Mahasiswa dan pelajar menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya karena harus menyesuaikan aktivitas pendidikan dengan ketidakpastian transportasi laut. Situasi tersebut juga berpotensi menambah biaya perjalanan dan pengeluaran masyarakat.
IPMI menegaskan, bagi masyarakat kepulauan seperti Indari, transportasi laut bukan sekadar sarana penghubung antardaerah, melainkan kebutuhan mendasar. Ketersediaan kapal sangat berkaitan dengan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga hubungan sosial masyarakat.




