Polres Ternate Ungkap Peredaran Miras Ilegal, Dua Pemuda Diamankan Bersama 500 Kantong Cap Tikus
Topikberita.id – Kepolisian Resor (Polres) Ternate berhasil mengungkap kasus peredaran minuman keras (miras) ilegal jenis cap tikus di wilayah Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Dalam operasi yang dilakukan aparat kepolisian tersebut, dua orang pemuda berinisial AN (20) dan R (24) yang merupakan warga Mangga Dua, Ternate, berhasil diamankan bersama ratusan kantong miras yang diduga siap diedarkan di masyarakat.
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari operasi senyap yang dilakukan oleh Satuan Samapta Polres Ternate pada Selasa malam (3/3/2026). Operasi tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyimpanan dan peredaran minuman keras ilegal di salah satu rumah di kawasan Kelurahan Jati.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang dimaksud. Setelah memastikan adanya indikasi aktivitas ilegal, tim opsnal kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penggerebekan. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah besar minuman keras jenis cap tikus yang telah dikemas dalam kantong plastik dan diduga siap untuk diedarkan.
Selain menyita barang bukti miras ilegal, aparat juga mengamankan dua orang pemuda yang berada di lokasi dan diduga kuat terlibat dalam aktivitas penyimpanan serta peredaran minuman keras tersebut. Kedua terduga pelaku bersama barang bukti kemudian langsung dibawa ke Mapolres Ternate untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Polres Ternate menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Aparat juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.


Tinggalkan Balasan